Feeds:
Posts
Comments

Ajax Programming

Kali ini, gw akan membahas tentang pemrograman AJAX. Langsung aja ke penjelasan wikipedia yak:

Asynchronous JavaScript and XMLHTTP, atau disingkat Ajax, adalah suatu teknik pemrograman berbasis web untuk menciptakan aplikasi web interaktif. Tujuannya adalah untuk memindahkan sebagian besar interaksi pada komputer web surfer, melakukan pertukaran data dengan server di belakang layar, sehingga halaman web tidak harus dibaca ulang secara keseluruhan setiap kali seorang pengguna melakukan perubahan. Hal ini akan meningkatkan interaktivitas, kecepatan, dan usability. Ajax merupakan kombinasi dari:

  • DOM yang diakses dengan client side scripting language, seperti VBScript dan implementasi ECMAScript seperti JavaScript dan JScript, untuk menampilkan secara dinamis dan berinteraksi dengan informasi yang ditampilkan
  • Objek XMLHTTP dari Microsoft atau XMLHttpRequest yang lebih umum di implementasikan pada beberapa browser. Objek ini berguna sebagai kendaraan pertukaran data asinkronus dengan web server. Pada beberapa framework AJAX, element HTML IFrame lebih dipilih daripada XMLHTTP atau XMLHttpRequest untuk melakukan pertukaran data dengan web server.
  • XML umumnya digunakan sebagai dokumen transfer, walaupun format lain juga memungkinkan, seperti HTML, plain text. XML dianjurkan dalam pemakaian teknik AJaX karena kemudahan akses penanganannya dengan memakai DOM
  • JSON dapat menjadi pilihan alternatif sebagai dokumen transfer, mengingat JSON adalah JavaScript itu sendiri sehingga penanganannya lebih mudah

Seperti halnya DHTML, LAMP, atau SPA, Ajax bukanlah teknologi spesifik, melainkan merupakan gabungan dari teknologi yang dipakai bersamaan. Bahkan, teknologi turunan/komposit yang berdasarkan Ajax, seperti AFLAX sudah mulai bermunculan.

Ajax ini digunakan juga untuk aplikasi Google Apps (ada di artikel gw yang sebelomnya).

okey, makasih.. n maap karna gak bgitu ngerti tentang ini, jadi ya gw langsung ngcopy aja deh..

sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/AJAX

Sayonara Youtube..

dikutip dari detikinet.com

Jakarta – Akhirnya sejumlah Internet Service Provider (ISP) di Indonesia memilih takluk pada surat sakti Depkominfo yang meminta pencekalan situs berbagi video, YouTube. Meskipun surat itu sendiri tak spesifik meminta YouTube untuk ditutup.

“Bersama, dengan segenap daya dan upaya, untuk melakukan pemblokiran pada situs maupun blog yang melakukan posting film Fitna tersebut,” demikian isi surat yang ditanda-tangani oleh Menkominfo M. Nuh dan ditembusi kepada Kapolri tersebut

Menurut pantauan detikINET pada Sabtu (5/4/2008) sekitar pukul 09.00 WIB, setidaknya para pengguna akses Internet yang menggunakan layanan Speedy, sudah tak bisa lagi mengakses situs www.youtube.com.

Di detikINET Forum, juga sudah ada keluhan dari mereka yang menggunakan layanan Astinet, lantaran tak lagi dapat mengakses konten video di situs yang dimiliki oleh Google tersebut.

Selain keluarga besar Telkom, Indosat cs juga tampaknya juga memilih tunduk pada permintaan Menkominfo. Semisal seperti disampaikan oleh Sinta, salah seorang guru pengguna layanan Indosat 3G, yang biasanya lancar mencari konten video sebagai materi bantu mengajarnya di sekolah, kini harus gigit jari.

Youtube akhirnya diblok pemerintah. Banyak orang berpendapat klo pemerintah tu usuratonkachi… coz gakmao liat realita klo Youtube juga ngasi manfaat, gak cuman nyediain porn video or video SARA aja… Disini gw cuman mao ngasi pendapat, gw GAK setuju ma Film Fitna, tapi gw juga GAK stuju Youtube diblok… dari mana lagi bisa dapet video2 keren?? Trus, menurut gw Youtube juga sebaiknya ngasi filter, biar upload-an yang berbau porn n SARA bisa disaring n gak bisa masuk ke websitenya itu..

yah, mudah2an aja akses Youtube bisa dibuka asap n film Fitna juga ditarik dari peredaran,, amiinn…

Btw, di kompie gw masih bisa ngakses Youtube kok… lo gimana? hehehe,,

Indonesia is soo.. unpredictable!

Dewasa ini, hadir suatu wacana baru di Jakarta. Wacana itu menyebutkan bahwa membeli dan tinggal di rumah bukanlah pilihan terbaik bagi kaum muda, yang sehari-hari sibuk bekerja di pusat kota, karena lokasi rumah biasanya jauh dari kota atau sudah di perbatasan kota karena lahan yang tersedia di Jakarta semakin lama semakin menyempit. Para pekerja muda ini biasanya menghabiskan waktu berjam-jam di perjalanan, dan hal itu mengakibatkan pemborosan waktu, tenaga, juga bensin, yang akan mempengaruhi finansial. Intinya, tinggal di rumah yang jauh dari tempat kerja merupakan tindakan yang tidak efektif. Maka muncullah wacana itu, yakni “Back to the City”, yang mengakibatkan menjamurnya apartemen baru pada lokasi-lokasi strategis di Jakarta.

Selain itu, terbitnya buku Robert T. Kiyosaki “Rich Dad Poor Dad” beberapa tahun silam turut menggairahkan bisnis apartemen. Karena Kiyosaki, dalam bukunya, menyarankan bahwa untuk mendapat passive income, cara termudah adalah dengan berinvestasi pada properti, yang salah satunya adalah apartemen. Buku ini menginspirasi banyak orang untuk menginvestasikan modal mereka di properti.

Namun, karena jumlah apartemen yang bermunculan begitu banyak, maka diperlukan suatu pertimbangan tersendiri dalam memilih apartemen. Bagi para pengembang properti ini, hal yang paling penting dalam memilih apartemen adalah lokasi, lokasi, dan lokasi. Kenapa? Karena alasan utama sebagian besar penyewa atau pembeli apartemen adalah karena lokasinya yang dekat dengan jantung ibukota. Sedangkan harga dan hal-hal lainnya mendapat prioritas keempat setelah lokasi tiga kali disebutkan.

Dalam case Expert Choice ini, saya ingin mencoba menyelesaikan kasus yang terbilang baru ini, yakni memilih apartemen yang cocok untuk karyawan muda/eksekutif muda di Jakarta.

Hasil yang didapatkan dari expert choice ini adalah: Sudirman Park menempati urutan pertama dibanding Bellagio Apartemen dan Mediterania, ditinjau dari segi fisik, kamar, lokasi, personel dan fasilitas.

Probabilitas Bayesian adalah suatu interpretasi dari kalkulus yang memuat konsep probabilitas sebagai derajat dimana suatu pernyataan dipercaya benar. Teori Bayesian juga dapat digunakan sebagai alat pengambilan keputusan untuk memperbaharui tingkat kepercayaan dari suatu informasi.

Teori probabilitas Bayesian merupakan satu dari cabang teori statistik matematik yang memungkinkan kita untuk membuat satu model ketidakpastian dari suatu kejadian yang terjadi dengan menggabungkan pengetahuan umum dengan fakta dari hasil pengamatan. Teori Bayesian menurut Grainner (1998), mempunyai beberapa kelebihan, yaitu:

1. Mudah untuk dipahami.

2. Hanya memerlukan pengkodean yang sederhana.

3. Lebih cepat dalam penghitungan.

Kekurangan dari Teori probabilitas Bayesian yang banyak dikritisi oleh para ilmuwan adalah karena pada teori ini, satu probabilitas saja tidak bisa mengukur seberapa dalam tingkat keakuratannya. Dengan kata lain, kurang bukti untuk membuktikan kebenaran jawaban yang dihasilkan dari teori ini.

Aplikasi Teori Bayesian adalah dalam pembangunan kecerdasan artifisial dan sistem untuk membantu pengambilan keputusan. Sejak tahun 1950, Teori probabilitas Bayesian telah diaplikasikan luas dalam Teorema Cox, Prinsip Jaynes dalam Entropi Maksimum, dan Dutch Book Argument. Metode Bayesian dianggap lebih bersifat general dan memberikan hasil yang lebih baik ketimbang Probabilitas Frequency. Faktor Bayes juga digunakan pada Occam’s Razor. Namun, menurut saya, dalam pengambilan keputusan yang kompleks, teori ini tidak cukup. Sebab, teori Bayes lebih cocok digunakan dalam pengambilan keputusan yang sederhana. Maka, dalam pengambilan keputusan yang kompleks, sebaiknya menggunakan metode AHP (Analytic Hierarchy Prosess).

 

Referensi:

www.wikipedia.com

http://www.ftsm.ukm.my/irpa/EA012/bunggul%20paper2/Full012.pdf.

Geophysical Research Abstracts, Vol. 7, 11076, 2005 SRef-ID: 1607-7962/gra/EGU05-A-11076 © European Geosciences Union 2005

 

 

 

Bendungan adalah bagian yang paling penting dalam sistem persediaan air (water supply). Dewasa ini, sumber air yang disimpan dalam bendungan digunakan untuk irigasi, industri, generator energi, dan sektor lainnya. Di sisi lain, konstruksi bendungan kuno yang kurang akan perencanaan menyebabkan dampak yang merugikan ekosistem dan lingkungan di sekitar bendungan. Untuk itu, diperlukan suatu tools berupa Decision Support System (DSS) untuk membantu perencanaan dan pelaksanaan bendungan sehingga dapat mencapai tujuan yang diinginkan tanpa harus merugikan lingkungannya.

 

Pada saat ini, ada perhatian yang lebih yang diberikan kepada pembangunan infrastruktur persediaan air di Afrika. Sekitar 64% dari total populasi di Afrika bergantung kepada sumber air (yang jumlahnya masih terbatas), dan 75% dari lahan pertanian Afrika terletak pada tempat yang kering, dimana seharusnya dibuat irigasi sehingga bisa meningkatkan produktivitas dan mengurangi kemiskinan. Sejauh ini, hanya 4.8% pembangkit listrik tenaga air (hydropower) yang digunakan. Dari 45,000 bendungan di seluruh dunia, hanya 1,039 yang berlokasi di Afrika. Hal ini mendorong ide untuk membangun bendungan-bendungan baru yang akan menjadi solusi akan kekeringan yang melanda benua hitam tersebut.

Untuk menjalankan ide tersebut, perlu digunakan tools DSS agar solusi yang dibuat optimal. Sehingga, pertama-tama ditentukan constraint (kendala) dari sistem ini, yaitu:

1.  1. Kendala legislatif, yang berkaitan dengan hukum dan obligasi internasional.

2.  2. Ketersediaan air, yang bergantung pada keadaan hidrologisnya.

3.  3. Keteknikan, yang berkaitan dengan struktur bendungan dan kapasitas reservoir.

4.  4. Kondisi Sosial dan Ekonomi, yaitu adaptasi lingkungan terhadap bendungan baru tersebut.

5.  5. Kondisi Ekosistem yang diharapkan.

6.  6. Arah pembangunan, yang berhubungan dengan aspek politis.

Setelah kendala dijabarkan, maka langkah selanjutnya adalah memilih option, apakah membangun bendungan baru atau tidak. Dalam hal ini, diperlukan tools DSS sebagai alat untuk mengambil keputusan. Untuk menunjang hal itu, perlu dilihat manfaat serta goals dari bendungan ini. Bendungan baru ini nantinya akan dimanfaatkan untuk irigasi pertanian, penyimpanan air, pembangkit listrik tenaga air, industri, pencegah banjir, serta menjadi tempat untuk pembudidayaan ikan dan hewan-hewan air. Kesemua hal tersebut menyebabkan dampak kepada lingkungan, kesehatan, dan hayati, yang akan menuju kepada optimize overall benefit.

serius mode on :p

(isi blog kali ini ditujukan untuk tugas 7 mata kuliah DSS)

Kali ini saya akan membahas tentang salah satu mata kuliah saya yaitu Decision Support System. Mata kuliah ini diajarkan oleh Pak Dachyar tiap minggunya, dan membahas tentang hal-hal yang berkaitan dengan metode pengambilan keputusan. Tugas2 dalam mata kuliah ini diantaranya:

1. T01 : Mencari jurnal mengenai Decision. Tema tugas ini adalah environment. Masalah yang ada pada tugas ini adalah memilih option apakah akan dibangun bendungan atau tidak di suatu lokasi. Untuk itu, perlu suatu penilaian terhadap lokasi tersebut. Untuk mengatasi masalah apakah akan dibangun bendungan baru di suatu tempat dapat digunakan software expert choice untuk memutuskan hal tersebut. Software EC ini akan dijelaskan pada T06 DSS.

2. T02 : Topik tugas ini adalah mencari kekurangan dalam tools2 yang dipakai dalam pengambilan keputusan jurnal T01 sebelumnya. Karena saya menggunakan metode Bayesian, maka hasilnya adalah analisis teori tersebut. Teori Bayesian adalah pendekatan kalkulus yang memuat konsep probabilitas sebagai derajat dimana suatu pernyataan dipercaya benar. Teori ini adalah perpanjangan tangan dari ilmu statistik. Pada pelajaran DSS, kami lebih banyak menggunakan metode Analytic Hierarchi Process. Teori Bayesian menurut Grainner (1998), mempunyai beberapa kelebihan, yaitu:

· Mudah untuk dipahami.

· Hanya memerlukan pengkodean yang sederhana.

· Lebih cepat dalam penghitungan.

Sedangkan kekurangan dari Teori probabilitas Bayesian adalah karena pada teori ini, satu probabilitas saja tidak bisa mengukur seberapa dalam tingkat keakuratannya. Dengan kata lain, kurang bukti untuk membuktikan kebenaran jawaban yang dihasilkan dari teori ini.

3. T03 :

Dari tugas ini, saya mendapatkan pengetahuan mengenai case study tentang decision. Judul dari case study ini adalah Ekonomi Ekologis dalam Proses Pengambilan Keputusan. Ini adalah case study decision dalam bidang politik. Ekonomi mestinya berfungsi secara ekologis, bahkan sosio-ekologis. Kesimpulan dari case study ini bersifat teorical, yaitu: mengoptimalkan solusi yang dibuat, serta memperhatikan komunikasi antara ilmuwan dan legislator.

4. T04 :

¡Pada tugas T04 ini, kami me-resume case study mengenai Analytic Hierarchi Process. AHP bermanfaat bagi pembuat keputusan untuk memodelkan masalah kompleks dalam struktur hierarkis yang menunjukkan hubungan tujuan, kriteria, sub-tujuan, dan alternatifnya. AHP memungkinkan pembuat keputusan untuk mengambil rasio skala prioritas atau bobot, supaya tidak terjadi keputusan yang subjektif.

5. T05 :

Dalam tugas T05 ini, kami mencari dan meresume jurnal mengenai case study AHP sekaligus cara membobot nilai weight-nya.Weight atau biasa disebut bobot atau prioritas dalam AHP, berasal dari tiap elemen yang ada pada hierarki, yang akan dibandingkan satu sama lain secara konsisten. Weight inilah yang membedakan AHP dengan teknik pengambilan keputusan yang lain. Penentuan weight untuk mengevaluasi kriteria ditentukan dengan me-ranking (mengurutkan) alternatif-alternatif dan memilih RS yang paling optimal. Untuk menghitung nilai weight yang spesifik, digunakan eigenvector serta melakukan Nominal Group Technique.

6. T06: Mengenai pembuatan model AHP di software Expert Choice.

Dalam tugas expert choice ini, saya mengambil data-data yang digunakan untuk memilih apartemen yang cocok untuk karyawan/eksekutif muda di Jakarta. Dari 3 alternatif, akan diukur berdasarkan weight dan rating yang diberikan, dan akhirnya dipilih satu alternatif yang menempati ranking pertama. Hasil yang didapatkan dari expert choice ini adalah: Sudirman Park menempati urutan pertama dibanding Bellagio Apartemen dan Mediterania, ditinjau dari segi fisik, kamar, lokasi, personel dan fasilitas.

Sekian dan terima kasih

Kaizen

Ngisi lagi… ngisi lagi… hhh (sigh)

demi memenuhi keinginan gw untuk menulis sesuatu yang keren dari Quality, maka lahirlah tulisan ini…

Kaizen… apa yang ada di benak kita waktu ngedenger kata itu? “Kata jepang”kah? atau “nama makanan”? (mudah2an yg terakhir jangan)

Kaizen, mungkin bagi anak industri, uda gak asing lagi didenger. Kaizen tu adanya emang di ilmu sistem kualitas, salah satu mata kuliah teknik industri. Berasal dari kata “Kai” yang artinnya Change, dan “Zen” yang artinya Better. Jadi, inti dari Kaizen itu sebenernya adalah Continuous Improvement. (hahahah, narsis jur gw bangettt..)

Singkat cerita, sejarah Kaizen dimulai ketika Jepang berhasil mendobrak industri Amerika pada tahun 80-90an. Publik Amerika terperangah n gak nyangka Jepang yang mereka bom atom kok bisa secepat itu bangkit. Yah, gw gak akan ngebahas itu siy, tapi gw lebih ke hikmah yang bisa diambil dari Kaizen ini.

Satu hal yang gw tarik, pada metode Kaizen, mereka sangat senang kalau ketemu dengan masalah. Bagi Kaizen, masalah itu ibarat penggerak roda organisasi untuk mengimprove diri lebih baik lagi. Karena itu, perusahaan yang menerapkan Kaizen senantiasa “mencari2″ masalah yang ada di perusahaan mereka, untuk kemudian di perbaiki n membuat mereka one step ahead. Klo gak ada masalah, mereka mencari2nya, karena itu menurut gw metode ini sangat oke buat diterapkan.

Kaizen, berhasil menggebrak dominasi Amerika di pasar dunia dengan prinsipnya: memperbaiki diri sendiri. Dengan hal yang sama, manusia juga begitu kan?

–Love problems– itu adalah hal yg diajarkan Kaizen pada gw…

Google Apps

Haiyah! Gw kembali mengisi lagi nee…

Kali ini, gw akan membahas sesuatu yang rada ilmiah… jadi, disimak yaaak ^^

Google Apps adalah sebuah tools yang biasa digunakan di g-mail. Fungsi dari aplikasi ini majornya adalah untuk mendapatkan fasilitas Google Talk, Google Calendar, n Google Docs, trus juga ngedapetin security system yang lebih mantap…

Sedikit cerita, kemaren pas kuliah KM, gw masuk lab. Trus, di lab itu, kita diajarin Pak Akhmad caranya rapat tanpa bertemu muka menggunakan Google Apps n Google Docs. Jadi, misalnya pimpinan cabang di kota2 yang beda bisa ngadain rapat or ngerjain sesuatu hal brsama2 menggunakan aplikasi ini.

Singkat crita, kan pada penasaran tuh, trus smua disuruh buka g-mail masing2. Trus, di-klik bagian “chat”-nya, n invite temen2 yang pura2nya ada di belahan dunia laen… trus, kita gak boleh saling ngomong (buat negesin klo kita smua tu ada di t4 yang beda2)..

setelah beres, kita smua disuruh nentuin syapa yg jadi pemimpin rapat (lewat chatting tentunya), then, disuruh ngebuka aplikasi “Google Docs” n Pak Akhmad nyuruh kita membuat proposal kegiatan. Gw n klompok gw kebagian proposal SPWI. Abis itu, Ijul selaku ketua yang “diceburin”, mulai memimpin dg ngebagi2 tugas. Gw kebagian anggaran dana (dejavu gitu,,). Pembagiannya lewat chatting of course.

Setelah draft yang kita buat jadi, kita smua mem-paste-kannya di page google docs, jadi smua orang yang bagian dari tim bisa ngeliat n ikut ngoreksi kerjaan kita. Gitu deh, ampe semua orang udah nyelesein bagiannya n draft di Google docs itu di save as PDF n dikirim ke email Pak Akhmad.

Jadi, kesimpulannya, Google Apps itu bisa digunain di semua hal, especially buat tempat “berkumpul” bagi orang2 yang gak bisa ketemu, yang bisa ngerjain sesuatu bersama2 dan smua orang bisa ngoreksi. Kelemahan G-apps ini menurut gw adalah: kurang adanya komunikasi antar satu orang dg yang lainnya, karna komunikasi cuma disampein lewat tulisan sehingga kemungkinan misunderstanding cukup gede, trus terkadang karna koneksi yang lemot membuat beberapa orang “sign out” dengan sukses… (hal itu agak mengganggu kerja tim). Untuk itu, perlu koneksi internet yang besar untuk menjalankan aplikasi ini.

Owiya, ada artikel menarik ttg Google apps, selengkapnya klik http://microsky.wordpress.com/2007/11/09/usaha-global-bermodalkan-pas-pasan/

Sekian n terimakasih ^^

Sumber: www.wikipedia.com

Nodame Cantabile

Kmaren, pas lagi hectic2nya UTS, gw nonton dorama jepang yang cukup oke… kebiasaan buruk siy, bukannya belajar malah nonton…hhhh… (sigh)

jadi, judulnya ntu… Nodame Cantabile… nyeritain kehidupan Noda Megumi (NodaMe), seorang cewek lucu yang periang tapi jorok, di akademi musikal. Dia itu sebenernya konyol banget, tapi jenius dalam hal bermain piano.

Kebalikannya, Chiaki Shinichi adalah cowok populer di akademi. Chiaki sebenernya pengen banget jadi konduktor, tapi karena dia tahu dia gak bisa belajar di luar negeri, dia memutuskan untuk membuang impiannya n masuk ke jurusan piano. Gak disangka, Chiaki tu ternyata traumatik ma pesawat coz dia dulu pernah kecelakaan gitu de… jadi, ampe saat itu, dia gak bisa naek pesawat.

Trus, ceritanya standar lah, Nodame suka ma Chiaki, tapi Chiaki-nya nggak. Tapi, di film ini, yang oke tu orkestranya. Jadi ada kumpulan orang2 yang “gagal” istilahnya, yang mendirikan sebuah orkestra bernama S-oke. Nah, atas bantuan Nodame, Chiaki berhasil jadi konduktornya orkestra ini. Mula2nya banyak orang underestimate, tapi akhirnya S-oke n Chiaki bisa membuktikan keeksistensian mereka lewat pertunjukan orkestra yang unik dan menarik.

Film ini bagus banget, terutama buat yang suka classical music.. n dramanya rada2 slight gitu, membuat film ini sweet n berkesan. Menurut gw, ini drama terindah yang pernah gw tonton, coz menyuguhkan sesuatu yang beda dari dorama2 lainnya, yang ngebuat gw mikir, “Oo.. ini ya bedanya dorama Jepang ma korea..”, karna ada sesuatu yang valuable untuk ditonton, dibanding drama2 lainnya…….. (palagi Indonesia,,, jauuuuhh)

sumpah, gw abis ngeliat ini jadi ngakak2 abis… xD

« Newer Posts - Older Posts »